Cerita Legenda Asal Usul 12 Shio Togel Dari Tradisi Tionghoa

Cerita Legenda Asal Usul 12 Shio Togel Dari Tradisi Tionghoa

Cerita Legenda Asal Usul 12 Shio Togel Dari Tradisi Tionghoa – Konon ceritanya pada zaman dahulu kala masyarakat yang hidup di daratan China belum mengerti cara menghitung usia.

Mereka belum mengenal istilah Tahun, Bulan, Minggu, Hari maupun waktu pun berdoa meminta petunjuk kepada kaisar langit ( Yu Huang Da Di [玉皇大帝] ) untuk mengajarkan bagaimana agar mereka mengetahui cara menghitung usia.

Berpikir keras waktu itu, kaisar langit ( Yu Huang Da Di [玉皇大帝] ) pun mencari ide bagaimana caranya agar manusia dapat lebih mudah mengetahui usia mereka di dunia.

Setelah mengadakan rapat besar untuk membahas masalah ini, kaisar langit pun memutuskan untuk mengambil binatang sebagai nama tahun dikarenakan binatang memiliki hubungan erat dengan manusia pada waktu itu.

Namun yang menjadi masalahnya, bumi memiliki banyak sekali binatang! Bagaimana cara memilihnya??

Perlombaan Menyeberangi Sungai Penentu Nama Panggilan Tahun

Agar adil, kaisar langit pun memikirkan sebuah cara bagaimana untuk mendapatkan 12 binatang yang akan digunakan sebagai panggilan nama tahun.

Akhirnya kaisar langit pun mengumumkan sebuah perlombaan menyeberangi sungai yang diadakan tepat pada hari ulangtahun-Nya dan berhak diikuti oleh seluruh binatang yang ada di bumi.

Mendengar perlombaan yang diumumkan langsung oleh kaisar langit, semua binatang di muka bumi pun bersorak – sorai dan memiliki tekat bulat untuk mengikuti dan juga memenangkan perlombaan tersebut agar namanya bisa tercantum pada panggilan tahun.

Sebelum perlombaan, kucing dan tikus merupakan sahabat karib dimana setiap hari mereka makan dan tidur bersama.

Tikus Dan Kucing Yang Ingin Memenangkan Perlombaan

Ketika mendapatkan berita ini, tikus sangat senang dan memutuskan untuk memenangkan perlombaan agar nama ” Tikus ” dapat menjadi nama panggilan tahun.

Tikus kemudian membahas rencananya kepada sahabat karibnya kucing.

Kucing berkata kepada tikus bahwa badan mereka berdua sangatlah kecil dan kecepatan berlarinya juga tidak sebaik binatang lain, oleh karena itu jika ingin memenangkan perlombaan tersebut mereka harus bangun lebih pagi.

Kemudian mereka berdua terpikirkan bahwa kerbau biasanya bangun lebih pagi.

Secara otomatis kucing dan tikus pun meminta bantuan kepada kerbau untuk membangunkan mereka berdua pada saat hari dimana perlombaan diadakan.

Rencana Jahat Tikus Kepada Kucing dan Kerbau

Tiba disaatnya di hari perlombaan, kerbau pun benar membangunkan kucing dan tikus.

Kucing dan tikus pun meminta kerbau untuk memberikan tumpangan kepada mereka untuk mengantarkan mereka menyeberangi sungai dan memenangkan perlombaan.

Kerbau pun membiarkan mereka berdua untuk naik keatas punggungnya dan mengantar kucing dan tikus pergi bersama.

Dengan berlari sekencang – kencangnya kerbau kemudian berlari menuju dan melewati sungai.

Namun tiba dipertengahan sungai, tiba – tiba tikus mendorong badan kucing sahabat karibnya sehingga terjatuh ke sungai.

Kerbau yang tidak merasakan hal tersebut terus berlari sekencang – kencangnya untuk memenangkan perlombaan.

Saat tiba didepan garis finish, tiba – tiba tikus melompat ke depan dan memasuki garis finish terlebih dahulu sehingga nama tikus lah yang mengisi nama tahun urutan pertama yang kemudian disusul oleh kerbau sebagai pemilik nama tahun ke – 2.

Beberapa saat kemudian harimau berhasil memasuki posisi ke – 3 dengan badan yang basah kuyup karena menyeberangi sungai.

Naga yang seharusnya bisa lebih cepat memenangkan perlombaan dibandingkan dengan binatang lain harus puas dengan posisi ke – 5 karena saat perlombaan, Naga masih memiliki tugas untuk memberikan hujan di daerah timur.

Kelinci yang memang tidak bisa berenang sanggup memenangkan perlombaan dengan posisi ke – 4 karena pada saat menyeberangi sungai, kelinci dengan lincahnya melompat kesana – kesini sehingga mampu menyelesaikan perlombaan.

Kuda, Kambing, Monyet, Ayam dan Anjing yang berusaha berlari menuju ke titik akhir perlombaan terkejut karena tiba-tiba muncul seekor ular besar dari padang rumput sambil menakuti hewan lain sehingga ular pun berhasil menduduki urutan posisi ke – 6.

Karena terkejut kuda hanya bisa puas dengan mendapatkan urutan posisi ke – 7.

Bekerjasama Mememangkan Perlombaan

Perlomaan kemudian disusul oleh jenis binatang yang tidak memiliki kemampuan berenang lainnya seperti Kambing, Monyet dan Ayam.

Mereka yang tidak putus asa sambil mencari sepotong kayu besar untuk membantu mereka menyeberang sungai tersebut.

Bermodalkan sepotong kayu dan saling bantu – membantu, akhirnya mereka bertiga juga mampu mencapai garis finish.

Kambing menduduki urutan ke – 8 yang kemudian disusul Monyet di urutan posisi ke – 9.

Ayam juga merasa puas dan bangga karena namanya tercantum pada urutan nama tahun ke – 10.

Anjing sebenarnya dapat tiba lebih awal, tetapi karena sifatnya yang suka bermain – main, si Anjing akhirnya memilih untuk mandi dan bermain air dulu sebelum meyeberang sungai.

Posisi ke – 11 pun berhasil didapatkan oleh sang anjing.

Babi Yang Polos Membuat Suasana Riang Gembira

Setelah terkumpul 11 nama binatang yang namanya akan dijadikan sebagai nama panggilan tahun, para pemenang perlombaan pun bertanya – tanya kebingungan mengenai binatang apa yang berhasil mendapatkan posisi tahun terakhir.

Tak lama kemudian terlihatlah sosok seekor babi yang berjalan sempoyongan dan berhasil memasuki garis finish dan menduduki posisi ke – 12 sebagai posisi akhir tahun.

Dengan heran teman – teman mereka bertanya kepada babi mengenai alasannya untuk mengikuti perlombaan.

Dengan santai babi mengatakan bahwa alasan dia mengikuti perlombaan adalah terdapatnya banyak makanan enak yang bisa dia lahap.

Mendengar komentar babi, semuanya pun tertawa terbahak – bahak termasuk kasiar langit.

Pembacaan Pemenang Perlombaan Oleh Kaisar Langit ( Yu Huang Da Di [玉皇大帝] )

Setelah para pemenang berkumpul semua, kasiar langit yang juga merayakan ulang tahunnya segera mengumumkan nama – nama pemenang dihadapan semua peserta.

Pembacaan nama pemenang pun dilakukan oleh sang kaisar yang dimulai dari urutan :

  1. Tikus
  2. Kerbau
  3. Harimau
  4. Kelinci
  5. Naga….

Belum selesai membacakan nama keseluruhan pemenang perlombaan, tiba – tiba dari kejauhan muncul kucing dengan badan basah kuyup seraya bertanya kepada sang kaisar, ” saya berada di urutan ke berapa ? “.

Kaisar langit pun menjawab bahwa ” anda datang terlambat dan perlombaan telah berakhir “.

Mendengarkan jawaban tersebut, si Kucing sangat marah dan berkata, “Ini gara-gara si Tikus, saya akan memakannya….”. Cakar si Kucing yang hampir saja melukai di Tikus dapat dengan segera dicegah oleh kaisar langit.

Memenangkan Perlombaan Namun Tidak Memenangkan Hati Sahabat Karib

Dengan hati yang takut dan bersalah, si Tikus kemudian meloncat ke samping kaisar langit untuk meminta perlindungan.

Dengan kejadian ini hingga saat ini tikus dan kucing sudah bagaikan musuh berbuyutan.

Tikus memang telah menang dalam perlombaan dan menjadi nomor satu di urutan 12 shio, tapi setiap saat tikus merasa sangat khawatir adanya tindakan balas dendam yang akan dilakukan oleh kucing.

Hal ini terbukti dengan setiap tikus melihat Kucing, si tikus pasti ketakutan dan lari menghindarinya.

Pada siang hari, tikus juga harus bersembunyi di lubang kecil agar tidak berjumpa dengan si Kucing.

Demikianlah 12 nama binatang yang berhasil didapatkan dari perlombaan dan masih dipakai hingga saat ini sebagai panggilan nama tahun.

Setiap nama binatang akan secara bergantian disebut namanya selama 1 tahun dan ditahun berikutnya akan digantikan dengan nama binatang yang berada dibawahnya.

Jika telah sampai pada tahun ke – 12 ( Tahun Babi ), maka akan dilanjutkan kembali ke tahun tikus.

Ke – 12 nama binatang ini kemudian lebih dikenal dengan sebutan ” Shio “.

Shio juga dijadikan sebagai acuan usia manusia dan juga penentuan tahun lahir manusia.

Selain itu, Cerita Legenda Asal Usul 12 Shio Togel Dari Tradisi Tionghoa ini juga dijadikan sebagai panduan untuk bermain togel online.

Adapun Tabel Shio Tahun Ini Adalah :

TABEL SHIO 2019
Babi011325374961738597
Anjing021426385062748698
Ayam031527395163758799
Monyet041628405264768800
Kambing0517294153657789
Kuda0618304254667890
Ular0719314355677991
Naga0820324456688092
Kelinci0921334557698193
Harimau1022344658708294
Kerbau1123354759718395
Tikus1224364860728496

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*